Jenderal TNI AU Diduga Serobot Lahan Sentul City 2 Hektare Dilaporkan ke Puspom TNI

Tak Berkategori

Minggu, 20 Agustus 2023 – 00:04 WIB

Bogor – Perusahaan properti PT. Sentul City, Tbk melaporkan seorang perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berpangkat Marsekal Pertama (Marsma).

Baca Juga :

Peredaran Senjata Api Ilegal Diungkap, Pelaku Pakai KTA TNI dan Kemenhan Palsu

Musababnya, dalam laporan bernomor 91/SC-LND/VIII/2023 itu, Sentul City menuduh perwira tinggi tersebut   menyerobot lahan miliknya seluas dua hektare di kawasan, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Sudah kita laporkan ke Komandan Pusat Polisi Militer atau Danpuspom TNI, tadi siang dan diterima oleh staf Puspom. Kami laporkan salah satu perwira tinggi berpangkat Marsekal Pertama karena dia menyerobot atau menguasai lahan kami,” kata Head Legal PT Sentul City, Tbk, Faisal Farhan, kepada VIVA, Sabtu 19 Agustus 2023.

Baca Juga :

Pengakuan Jenderal Bintang 3 Polri Tak Pernah Dikawal Selama Menjabat

Farhan menyebut, untuk menakut-nakuti perwira tersebut menyuruh beberapa oknum anak buahnya anggota TNI-AU yang diduga dari satuan Lanud Atang Sanjaya Bogor untuk memasang plang dan berjaga di lahan yang diklaim olehnya. 

Head Legal PT Sentul City, Tbk, Faisal Farhan

Head Legal PT Sentul City, Tbk, Faisal Farhan

Baca Juga :

Atraksi Helikopter TNI AU Senam Gemu Famire Bikin Iriana Jokowi Ikutan Joget

“Selain itu, dia melalukan abuse of power dengan menerjunkan beberapa oknum anggota lengkap berpakaian dinas TNI. Itu pun kami laporkan agar segera ditindak,” imbuh Farhan. 

Farhan mengatakan dasar pelaporan pihaknya ke Danpuspom TNI, karena perwira tinggi aktif itu melakukan tindak pidana dengan melanggar pasal 6 Perppu Nomor 51 tahun 1960 tentang larangan penguasaan lahan tanpa hak atau kuasanya.

Halaman Selanjutnya

Farhan menyebut, lahan yang dikuasai oknum perwira tinggi itu sejak tahun 1994 sudah menjadi hak PT. Sentul City Tbk berdasarkan surat Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB nomor 2407/2013.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *