Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk soal 3 Calon Pemain Naturalisasi

Kamis, 8 Februari 2024 – 17:52 WIB

VIVA – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengungkapkan proses naturalisasi tiga pemain Timnas Indonesia yakni Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, dan Thom Haye masih tersendat. 

Baca Juga :

Tinggalkan Liverpool, Juergen Klopp Didekati Timnas Indonesia?

Belum ada tanda-tanda bisa selesai dalam waktu dekat. Terlebih untuk Ragnar serta Thom haye prosesnya lebih lama dari Nathan.

Nathan sebenarnya hanya tinggal mengambil sumpah saja sebagai WNI. Namun, jadwal sang pemain yang padat membuatnya kesulitan hadir langsung ke Indonesia untuk mengambil sumpah.

Baca Juga :

PSSI Minta Hati, Shin Tae-yong Berikan Jantung

Sementara roses Thom Haye dan Ragnar sudah selesai di tingkat pemerintahan. Keduanya baru akan masuk DPR, tapi harus tersendat lantaran ada reses.

“Nathan yang penting datang dia langsung kita uruskan gitu langsung kita uruskan,” kata Arya saat ditemui di GBK Arena, Jakarta.

Baca Juga :

Timnas Indonesia Kembali Diremehkan Vietnam, Pemain Ini Jadi Sorotan

“Untuk yang dua lagi ya Ragnar sama Thom Haye udah beres di pemerintah, kita mau majukan ke DPR. DPR-nya reses hari ini sampai bulan Maret,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arya mengatakan pihaknya akan berusaha mengejar supaya proses selesai secepatnya sebelum pertandingan melawan Vietnam.

Menurutnya, tak ada aturan harus mendaftarkan pemain sejak jauh-jauh hari untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Kalau di Piala Dunia FIFA ini agak lebih leluasa. Mereka H minus berapa masih bisa (daftar pemain). Nah yang berat ini AFC (Piala Asia) sebulan,” ceritanya.

“Saya kasih contoh Jay Idzes, hanya sehari doang, setelah dua hari dia telat dia gak terima. Jadi AFC lebih berat 30 hari,” pungkasnya.

Baca Juga  Kondisi Terkini Ruben Onsu, Sarwendah Belum Tahu Kapan Bisa Keluar dari Rumah Sakit

Halaman Selanjutnya

Menurutnya, tak ada aturan harus mendaftarkan pemain sejak jauh-jauh hari untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *