Siswa SMA di Surabaya Jual 2 Temannya ke Lelaki Hidung Belang, Awalnya Janjikan jadi LC

Rabu, 1 November 2023 – 16:32 WIB

Surabaya – Seorang siswa SMA berinisial IP (17 tahun) di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjual tubuh dua temannya sendiri kepada lelaki hidung belang. Untuk membujuk korban, IP mulanya mengiming-imingi pekerjaan sebagai ladies companion (LC) atau pemandu lagu, di tempat karaoke.

Baca Juga :

Sosok Alex Tirta, Ketua Harian PP PBSI yang Sewa Rumah untuk Ketua KPK Firli

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Inspektur Polisi Satu M Prasetyo menjelaskan, IP kini sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. 

“Yang ungkap kasusnya Unit PPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak),” katanya dihubungi VIVA Jatim, Rabu, 1 November 2023.

Baca Juga :

Alvian Hidayat Kawal Proses Hukum Kasus Perzinahan Sang Istri dengan AW, Cerai?

Berdasarkan data diperoleh, kedua korban adalah teman IP yang juga duduk di bangku SMA, yakni HM (16), warga Surabaya, dan CH (16), warga Sidoarjo. HM dan CH dijual IP ke lelaki hidung belang dengan cara ditawarkan melalui media sosial Facebook. Nah, aksi tersebut terbongkar setelah polisi melakukan penelusuran di dunia maya.

Polisi bergerak setelah diterima informasi bahwa IP melakukan transaksi, dan mengantarkan 2 anak buahnya itu ke sebuah hotel di kawasan Gubeng, Kota Surabaya, pada Kamis, 12 Oktober 2023. Setelah digerebek, ketiganya langsung digiring ke kantor polisi dan diperiksa.

Baca Juga :

Melalui Dapodik, Satuan Pendidikan Menandai Siswa Layak PIP Agar Memperoleh PIP

Berdasarkan hasil pemeriksaan, IP ternyata sudah dua kali menjual kedua korban kepada lelaki hidung belang. Terhadap kedua korban, IP memasang banderol Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta sekali kencan. Dari setiap transaksi, IP mendapatkan bagian 20 persen.

Baca Juga  Curhat Istri Mantan Anggota Brimob di Depok Alami KDRT Berulang Kali

Kepala Unit PP Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Inspektur Polisi Dua Yoga Prihandono, mengatakan IP dan kedua korban kenal di sebuah grup Telegram bernama Leo. Setelah itu, IP dan kedua korban melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp. 

Setelah akrab, IP lalu membujuk kedua korban akan dipekerjakan sebagai LC dengan bayaran menggiurkan. Korban tertarik. Ternyata, korban dijual untuk memuaskan nafsu lelaki hidung belang. 

“Diiming-imingi kerja sebagai LC,” kata Yoga.

Halaman Selanjutnya

Setelah akrab, IP lalu membujuk kedua korban akan dipekerjakan sebagai LC dengan bayaran menggiurkan. Korban tertarik. Ternyata, korban dijual untuk memuaskan nafsu lelaki hidung belang. 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *