Prabowo-Gibran Representasi Paling Kuat Kepentingan Jokowi demi Keberlanjutan

Jumat, 24 November 2023 – 14:03 WIB

Jakarta – Temuan survei Voxpopuli Research Center menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo naik menjadi 82,3 persen dengan tren kenaikan terus berlangsung sejak awal tahun, di atas 75 persen dan terus menembus hingga kisaran 80 persen.

Baca Juga :

MK Bacakan Putusan Gugatan Syarat Usia Minimal Capres-Cawapres Pekan Depan

“Publik menginginkan keberlanjutan pasca-Pilpres 2024 seiring masih tingginya tingkat kepuasan terhadap Jokowi yang mencapai 82,3 persen,” kata Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja dalam keterangan tertulis kepada pers di Jakarta, Jumat, 24 November 2023.

Dari yang menyatakan puas dipimpin Jokowi, sebanyak 7,5 persen bahkan merasa sangat puas. Sebaliknya yang menyatakan tidak puas hanya 15,7 persen, di antaranya 0,8 persen tidak puas sama sekali, dan sisanya 2,0 persen menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

Baca Juga :

Jokowi Buat Aturan Baru Menteri hingga Wali Kota Tak Perlu Mundur Jika Maju Pilpres

Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo

Tingginya tingkat kepuasan menunjukkan harapan publik yang sangat besar agar pencapaian Jokowi dilanjutkan oleh kepemimpinan nasional berikutnya. Wacana keberlanjutan menjadi hal yang tidak terhindarkan bagi semua capres-cawapres yang bakal berlaga pada Pemilu Presiden 2024.

Baca Juga :

Prabowo Subianto Punya Citra Gemoy, Ganjar Pranowo: Itu Strategi Beliau

Menurut Achmad, setidaknya ada dua pasangan capres-cawapres yang paling kuat mendukung keberlanjutan.

“Prabowo-Gibran menjadi representasi paling kuat kepentingan Jokowi demi menjamin keberlanjutan setelah dirinya tidak lagi menjabat presiden,” tandas Achmad.

Sementara itu, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md mau tidak mau tetap harus menggaungkan janji keberlanjutan, mengingat kekuatan politik yang mendukungnya juga menjadi bagian dari pemerintahan. Namun, faktor PDIP menjadi catatan sejauh mana keberlanjutan itu bakal bergulir.

Kubu pasangan Anies Baswaedan dan Muhaimmin Iskandar (Cak Imin) masih terus menyuarakan narasi perubahan, tetapi sebagian di antaranya menyatakan bakal dilanjutkan.

“Perubahan cenderung menjadi gimmick pembeda semata, karena kekuatan politik dominan di belakang Anies juga berada dalam pemerintahan,” kata Achmad.

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 9-15 November 2023, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar ± 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ant)

Halaman Selanjutnya

“Prabowo-Gibran menjadi representasi paling kuat kepentingan Jokowi demi menjamin keberlanjutan setelah dirinya tidak lagi menjabat presiden,” tandas Achmad.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *