Ormas yang Berlagak Preman Minta Jatah THR Jelang Lebaran Idul Fitri Bakal Ditindak Tegas

Sabtu, 30 Maret 2024 – 17:14 WIB

Jakarta – Polda Metro Jaya bakal memberikan tindakan tegas bagi organisasi masyarakat (ormas) yang minta jatah Tunjangan Hari Raya (THR) secara paksa kepada pelaku usaha jelang hari raya Lebaran Idul Fitri 2024. Langkah itu bakal dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Baca Juga :

Kronologi Kekerasan Anak Aghnia Punjabi Segera Diungkap, Pelaku Diamankan dan Sudah Lakukan Olah TKP

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan jika ada ormas yang memaksa minta THR maka pelaku usaha diminta segera melapor kepada polisi.

“Segera laporkan Kepada pihak kepolisian terdekat Polres maupun Polsek atau melalui Call Center 110 jika ada ormas yang memaksa meminta THR Ramdahan maupun Idul Fitri,” kata Kombes Ade Ary dalam keterangannya, Sabtu 30 Maret 2024.

Baca Juga :

Polisi Bakal Putar Balik Pemudik Sepeda Motor yang Kelebihan Muatan

Ade Ary menjelaskan ormas yang belaga layaknya preman maka akan langsung ditindak tegas. Apalagi meminta THR dengan cara melakukan intimidasi.

Baca Juga :

Polda Metro Tak Terapkan Ganjil Genap di Jakarta Saat Libur Panjang Lebaran

“Ormas meminta THR secara paksa, dengan cara mengancam dan cara premanisme akan kami tindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku. Tentunya hal tersebut tidak dibenarkan dan melawan hukum,” ujar Ade Ary.

Dia menambahkan langkah itu dilakukan sesuai dengan arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto. Kata dia, Polda Metro Jaya bersama Polres dan Polsek jajaran tidak akan mentolerir dan siap memberantas segala aksi premanisme termasuk upaya pemerasan yang dilakukan sejumlah oknum jelang hari raya Lebaran.

Baca Juga  Terkuak, Ada Jenderal Polisi Bintang Satu Diperiksa Soal Kasus Dugaan Pemerasan SYL

“Kapolda Metro Jaya telah memerintah Kepada Kapolres serta Kapolsek Jajaran, bila menerima aduan masyarakat terkait permintaan THR dengan unsur pemerasan dilakukan oleh oknum tertentu ataupun oknum ormas, segera tindak lanjuti dan tindak tegas,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menuturkan, pihaknya tak bisa bergerak sendiri tanpa adanya peran serta masyarakat. Maka itu, jika ada warga yang menjadi korban pemerasan THR diharapkan segera melapor. Kata dia, jangan ragu apalagi merasa takut.

“Segera lapor bila menjadi korban pemerasan, kita ada Bhabinkamtibmas, ada Polres dan Polsek terdekat atau bisa datang ke Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Kapolda Metro Jaya telah memerintah Kepada Kapolres serta Kapolsek Jajaran, bila menerima aduan masyarakat terkait permintaan THR dengan unsur pemerasan dilakukan oleh oknum tertentu ataupun oknum ormas, segera tindak lanjuti dan tindak tegas,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *